
Palestinian Ministry of Education and Higher Education berkunjung ke BBGTK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (20/4). Delegasi Palestinian Ministry of Education and Higher Education dipimpin oleh Director General of Science and Curriculum, Dr. Ihab Shukri. Selain itu, hadir pula Australian Representative to Palestine, Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman serta INOVASI. Kunjungan dilaksanakan untuk diskusi kebijakan dan praktik implementasi pendidikan, termasuk penguatan kapasitas guru serta pembelajaran dalam situasi darurat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Delegasi diterima langsung oleh Kepala BBGTK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Adi Wijaya, S.Pd., M.A beserta Kepala Bagian Umum dan Ketua Tim Kerja. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan BBGTK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki fasilitas yang berkaitan dengan Matematika. “Sebelumnya kami merupakan Unit Pelaksana Teknis yang memiliki tugas peningkatan kompetensi guru Matematika,” jelasnya. Sehingga masih banyak fasilitas yang berkaitan tentang pembelajaran Matematika. “Tidak hanya guru, calon guru, atau mahasiswa, juga sering menggunakan fasilitas BBGTK DIY untuk belajar yang dikemas dalam bentuk bimbingan teknis,” tambahnya.
Australian Representative to Palestine, Bethany Randell, mengatakan kunjungan kali ini adalah saat yang terbaik untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan. Kerjasama yang terjalin dapat meningkatkan kualitas pendidikan. “Sehingga generasi masa mendatang di setiap negara (Australia, Palestina dan Indonesia) dapat terjamin melalui kerjasama multilateral,” tambahnya.
Director General of Science and Curriculum, Dr. Ihab Shukri menambahkan tujuan delegasi berkunjung adalah secara spesifik ingin mengetahui proses mengajarkan Matematika dalam keseharian. Menurutnya, Matematika merupakan akar dari ilmu pengetahuan. “Kami ingin mengembangkan cara-cara mengajar bagaimana matematika menjadi sangat menggembirakan dan dinikmati,” jelasnya. Dr. Ihab Shukri menilai fasilitas di BBGTK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta lengkap. “Saya sangat senang dengan kunjungan ke Taman Numerasi,” tegasnya. Selain itu, pelatihan bagi guru juga sangat lengkap. Hal tersebut yang menurutnya perlu dikembangan karena pengembangan kompetensi bagi guru di Palestina sangat krusial. “Banyak sekali gagasan dan solusi yang kami dapatkan dari kunjungan ini. Peluang ini membuka kesempatan untuk bekerja sama secara lebih luas untuk peningkatan kompetensi guru Matematika antarnegara,” tambahnya.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ahmad Ritaudin, S.Pd., M.Pd menyambut baik kegiatan diskusi dan kolaborasi kali ini. Diskusi yang dilakukan harapannya membuahkan hasil berupa inovasi. Inovasi yang muncul bisa menjadi kebijakan yang bermanfaat bagi satuan pendidikan. Beliau juga menyampaikan bahwa dengan kondisi geografis Kabupaten Sleman yang ada di lereng Gunung Merapi, beberapa satuan pendidikan telah memiliki program pembelajaran dalam situasi darurat.




Sebelumnya, kegiatan diawali dengan kunjungan ke fasilitas yang ada di BBGTK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Delegasi diajak berkunjung ke Taman Numerasi BBGTK DIY, Laboratorium Matematika dan Radio Edukasi. Setelah berkunjung, kegiatan dilanjutkan dengan paparan program dari masing-masing instansi. Kegiatan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab.
