Panduan Umum
Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia, namun dilengkapi dengan judul dan abstrak dalam bahasa Indonesia. Naskah harus mematuhi kaidah tata bahasa dan tanda baca standar sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) Edisi Kelima yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Abstrak dalam bahasa Inggris harus mengikuti standar internasional bahasa Inggris akademik.
Naskah diketik menggunakan spasi baris 1 pada kertas ukuran A4, dengan huruf Perpetua ukuran 12 poin. Panjang naskah minimal 6.000 kata dan maksimal 8.000 kata, termasuk referensi. Setiap paragraf harus disusun secara proporsional dan kohesif, menyertakan kalimat topik yang jelas diikuti oleh detail pendukung. Penulis wajib menjaga panjang paragraf antara tiga hingga enam kalimat. Hindari kalimat yang terlalu panjang dan kompleks untuk menjaga efektivitas dan memastikan pesan narasi tersampaikan dengan jelas. Dokumen harus dikirimkan dalam format Microsoft Word (.doc/.docx).
Teks dalam tabel dan gambar harus mengikuti bahasa yang digunakan dalam naskah. Tabel tidak boleh dikirimkan dalam bentuk gambar untuk memudahkan penyuntingan dan tidak boleh menggunakan garis vertikal; hanya garis horizontal di bagian atas dan bawah yang diperbolehkan. Setiap tabel, gambar, grafik, dan citra harus menyertakan sumber data dan tahun. Narasi deskriptif tidak boleh sekadar mengulang isi tabel, tetapi harus menyertakan interpretasi analitis. Naskah tidak boleh pernah diterbitkan sebelumnya, tidak sedang dalam tinjauan di tempat lain, dan harus bebas dari plagiarisme. Tim redaksi mensyaratkan bukti Turnitin untuk deteksi plagiarisme, dengan ambang batas kesamaan maksimal 20%.
Struktur Artikel
Artikel harus terdiri dari lima komponen berikut: (i) Judul; (ii) Informasi Penulis; (iii) Abstrak dan Kata Kunci; (iv) Teks Utama; dan (v) Referensi.
1. Judul
Judul harus mencerminkan isi naskah secara jelas, ringkas, informatif, spesifik, dan menarik. Judul maksimal terdiri dari 14 kata dan tidak boleh diawali dengan kata studi, penelitian, analisis, atau pengembangan.
2. Informasi Penulis
Di bawah judul, sertakan nama penulis, afiliasi institusi, dan alamat email (cukup satu email aktif untuk korespondensi). Untuk naskah dengan beberapa penulis, penulis utama harus dicantumkan pertama kali.
3. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak harus menyajikan tujuan studi/penelitian/pengembangan, metodologi (termasuk bagaimana studi dilakukan), dan temuan utama. Abstrak juga harus memberikan kesimpulan singkat yang disertai saran rekomendasi bagi pendidik lainnya.
Abstrak ditulis dalam satu paragraf utuh (bukan berupa rumus atau persamaan), tanpa subjudul, catatan kaki, atau referensi. Abstrak harus merepresentasikan esensi dari seluruh artikel secara jelas. Panjang abstrak berkisar antara 150–200 kata (spasi 1,0, fon 10 poin).
Kata kunci terdiri dari lima kata atau frasa standar yang mencerminkan konsep inti artikel. Kata kunci diurutkan berdasarkan relevansi, dapat berupa istilah tunggal atau majemuk, tidak boleh disingkat, dan ditulis dengan huruf kecil semua.
4. Teks Utama
Jurnal ini memprioritaskan artikel kajian teoritis dan empiris yang bersumber dari praktik reflektif pendidik. Teks utama artikel terdiri dari:
a) Pendahuluan: Menyajikan latar belakang dan konteks studi, masalah penelitian, tujuan, urgensi, dan hasil yang diharapkan.
b) Tinjauan Pustaka: Menyajikan literatur relevan untuk menunjukkan wacana ilmiah, mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap), dan menetapkan kebaruan. Kesenjangan dan kebaruan harus disintesis dari minimal 10 artikel jurnal terakreditasi atau bereputasi yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Referensi klasik (lebih dari 10 tahun) dapat digunakan jika relevan dan tidak boleh melebihi 20% dari total referensi. Edisi buku dan artikel terbaru sangat disarankan.
c) Metode: Menjelaskan pendekatan penelitian, variabel, sumber data, populasi, sampel atau responden, periode penelitian, lokasi penelitian, dan justifikasi pilihan metodologis. Bagian ini juga harus menjelaskan teknik pengumpulan, pengolahan, analisis data, serta keterbatasan penelitian.
d) Temuan: Menyajikan temuan yang selaras dengan tujuan penelitian beserta interpretasinya. Jika terdapat beberapa tujuan, konsistensi antara temuan dan tujuan harus dijaga. Data dapat disajikan dalam tabel, grafik, atau kutipan kualitatif (wawancara, FGD, observasi, studi dokumen). Kutipan wawancara dapat disajikan dalam baris teks (in-line) atau sebagai kutipan blok (untuk kutipan lebih dari 40 kata). Setiap kutipan harus menyertakan identifikasi singkat responden.
e) Pembahasan: Menganalisis, menguraikan, dan menginterpretasikan temuan dalam kaitannya dengan tujuan dan masalah penelitian. Temuan harus didiskusikan secara dialogis dengan teori dan literatur yang relevan.
f) Simpulan dan Saran: Kesimpulan tidak boleh sekadar meringkas temuan, tetapi harus menjawab langsung tujuan penelitian. Saran bagi pendidik harus didasarkan pada temuan dan ditujukan bagi pendidik lain yang berada pada isu yang relevan dengan masalah yang ditulis. Saran harus operasional, teknis, logis, aplikatif, dan bukan bersifat normatif. Kesimpulan dan rekomendasi ditulis dalam paragraf naratif terpisah, bukan dalam bentuk poin-poin (bullet points).
5. Referensi
Referensi harus mengikuti APA Style Edisi ke-7 dan dikelola menggunakan Mendeley. Diperlukan minimal 15 referensi dari sumber primer dan sekunder. Sumber primer mencakup jurnal nasional dan internasional yang terakreditasi atau bereputasi. Sebagian besar referensi harus diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Sangat disarankan mengkutip setidaknya satu sumber regulasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Semua sumber yang dikutip harus muncul dalam daftar pustaka. Jika tersedia, DOI harus dicantumkan dalam format URL lengkap (contoh: https://doi.org/xxxx).
Unduhan: